-->

Iklan

Menu Bawah

Iklan

Halaman

Gunakan Garuda Indonesia, Presiden Prabowo Bertolak ke Washington DC Bahas Kerja Sama Strategis dengan Presiden AS

Redaksi
Senin, 16 Februari 2026, Februari 16, 2026 WIB Last Updated 2026-02-16T05:31:58Z
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming


Jakarta, Selektifnews.com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertolak menuju Washington DC, Amerika Serikat, dalam rangka kunjungan kerja resmi guna memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kepala Negara dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin pagi (16/2/2026) menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia.


Keberangkatan Presiden Prabowo tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mengedepankan diplomasi aktif dan memperluas jejaring kerja sama internasional. Pemilihan Garuda Indonesia sebagai moda transportasi kenegaraan sekaligus menunjukkan dukungan terhadap maskapai nasional dalam setiap agenda strategis negara di kancah global.


Dalam kunjungan ke Amerika Serikat kali ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Kehadiran kedua pejabat tersebut menandakan fokus pembahasan yang tidak hanya menyentuh aspek diplomasi politik, tetapi juga sektor energi, investasi, dan kebijakan strategis lintas kementerian.


Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas penguatan hubungan Indonesia–Amerika Serikat, termasuk peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, serta peluang kolaborasi di bidang energi dan hilirisasi industri.


Pertemuan bilateral ini juga akan membicarakan sejumlah perundingan dan perjanjian dagang strategis yang diharapkan mampu memperluas akses pasar produk Indonesia ke Amerika Serikat. Pemerintah Indonesia menargetkan adanya peningkatan nilai ekspor nasional, khususnya pada sektor mineral, energi, manufaktur, serta komoditas unggulan lainnya.


Selain isu perdagangan, kerja sama di bidang energi menjadi salah satu topik penting dalam pembahasan kedua kepala negara. Indonesia tengah mendorong percepatan transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan, sekaligus memperkuat hilirisasi sumber daya alam agar memiliki nilai tambah tinggi di dalam negeri. Kolaborasi dengan Amerika Serikat dinilai strategis untuk mendukung transfer teknologi, investasi, dan penguatan kapasitas industri nasional.


Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo dalam memperluas rantai ekonomi global yang terhubung dengan industri dalam negeri. Pemerintah berkomitmen meningkatkan produktivitas nasional melalui kemitraan strategis, sehingga Indonesia mampu bersaing dalam rantai pasok internasional dan memperkuat posisi sebagai kekuatan ekonomi baru di kawasan.


Melalui pertemuan di Washington DC ini, diharapkan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat semakin solid dan saling menguntungkan. Pemerintah optimistis, hasil kunjungan kerja ini akan membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, peningkatan investasi, serta terbukanya peluang kerja baru bagi masyarakat Indonesia dalam jangka panjang.


Sumber: Setkab RI

Editor: Zulfandi Kusnomo 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Entertainment

+

Opini

+