-->

Iklan

Menu Bawah

Iklan

Halaman

Lapas Kelas I Medan Gandeng Yayasan Moralitas Cemara, Perkuat Empati dan Kepedulian Warga Binaan terhadap Keluarga

Redaksi
Kamis, 26 Februari 2026, Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T09:29:49Z
Lapas Kelas I Medan Gandeng Yayasan Moralitas Cemara, Perkuat Empati dan Kepedulian Warga Binaan terhadap Keluarga


Medan, Selektifnews.com — Dalam rangka membentuk karakter serta meningkatkan kesadaran moral warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan melaksanakan kegiatan pembinaan moralitas pada Kamis (26/2/2026), bertempat di ruang pembinaan lapas. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Yayasan Moralitas Cemara sebagai mitra pembinaan kepribadian warga binaan.


Pembinaan kali ini mengangkat tema pentingnya mengendalikan sikap egois serta menumbuhkan rasa empati, khususnya terhadap orang tua dan keluarga. Dalam sesi penyampaian materi, para warga binaan diajak untuk merenungkan dampak dari sikap yang terlalu berpusat pada diri sendiri, yang kerap memicu konflik dalam hubungan sosial maupun keluarga. Melalui pendekatan persuasif dan dialogis, peserta didorong untuk lebih peka terhadap perasaan orang-orang terdekat.


Materi pembinaan dikemas secara komunikatif melalui ilustrasi sederhana bertajuk “Story 1 di Meja Makan”. Dalam ilustrasi tersebut, digambarkan perjuangan orang tua dalam memenuhi kebutuhan anak, mulai dari kerja keras hingga pengorbanan yang kerap tidak terlihat. Warga binaan diajak memahami bahwa kebiasaan menerima tanpa mengetahui proses di baliknya dapat menumbuhkan sikap emosional serta kurangnya rasa syukur.


Sebaliknya, pembina menekankan bahwa kepedulian kecil, seperti menghargai orang tua, mendengarkan nasihat mereka, dan menunjukkan perhatian sederhana, dapat menghadirkan kebahagiaan yang besar dalam keluarga. Nilai empati dan rasa hormat menjadi fondasi utama dalam membangun kembali hubungan yang mungkin sempat renggang akibat berbagai persoalan di masa lalu.



Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi, secara terpisah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Yayasan Moralitas Cemara. Menurutnya, pembinaan moralitas merupakan bagian esensial dari proses pemasyarakatan yang tidak hanya menitikberatkan pada keterampilan kerja, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas pribadi.


“Pembinaan ini menjadi sarana refleksi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, menumbuhkan empati, serta memperkuat nilai hormat dan kasih kepada orang tua. Kami berharap nilai-nilai ini menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Fonika dalam keterangannya.


Ia menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial dan yayasan pembinaan, akan terus diperkuat guna menghadirkan program yang menyentuh aspek mental, emosional, dan spiritual warga binaan. Dengan pendekatan yang menyeluruh, diharapkan proses reintegrasi sosial dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.


Melalui kegiatan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, terarah, dan berkesinambungan. Penanaman nilai empati, kepedulian keluarga, serta kesadaran moral diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku yang lebih baik, sehingga warga binaan siap menjalani kehidupan baru yang lebih bertanggung jawab di tengah masyarakat.


Rilis: Humas Lapas Kelas I Medan 

Editor: Zulfandi Kusnomo 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Entertainment

+

Opini

+