![]() |
| Foto: Dok.Kodim 0207/ semalungun |
Simalungun – Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan melalui kolaborasi antara aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, Babinsa Koramil 14/Raya Kodim 0207/Simalungun, Serka Darlijon Purba, melaksanakan monitoring kegiatan sosialisasi kesehatan sekaligus pendampingan pelaksanaan fogging (pengasapan) di Dusun I Nagori Raya Huluan, Kecamatan Dolok Masagal, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Bahbolon Dolok Masagal tersebut diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama dalam mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan penyebab utama penyakit DBD.
Dalam penyuluhan tersebut, warga diimbau untuk rutin melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang atau mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Setelah kegiatan sosialisasi, petugas kesehatan melanjutkan dengan pelaksanaan fogging atau pengasapan di sejumlah titik permukiman warga. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk dewasa dan meminimalisir risiko penyebaran penyakit DBD di lingkungan masyarakat.
Serka Darlijon Purba mengatakan bahwa pencegahan DBD tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam mencegah penyebaran DBD. Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan rutin memberantas sarang nyamuk, risiko munculnya penyakit dapat ditekan. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat Dusun I Nagori Raya Huluan menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap sosialisasi serta fogging dapat memberikan dampak positif dalam menjaga kesehatan warga, terutama saat kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan perkembangan nyamuk penyebab DBD.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Melalui sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan warga, diharapkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman DBD dapat terus terwujud di wilayah Nagori Raya Huluan.
Selain menjadi langkah pencegahan penyakit, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa menjaga kesehatan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat demi menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan berkualitas.
Sumber: Tim Pendim 0207/SML
Editor: Redaksi
