![]() |
| Foto Ilustrasi |
Tebing Tinggi, Selektifnews.com – Maraknya praktik prostitusi online kini semakin mengkhawatirkan. Aktivitas tersebut tidak lagi hanya berlangsung di hotel atau penginapan, namun diduga telah merambah ke berbagai lokasi tersembunyi seperti rumah toko (ruko) hingga kos-kosan di wilayah Kota Tebing Tinggi.
Fenomena ini disebut-sebut semakin berkembang setelah intensitas razia gabungan oleh aparat penegak hukum di sejumlah hotel dan penginapan meningkat. Para pelaku diduga mencari celah dengan memanfaatkan tempat-tempat yang lebih tertutup dan minim pengawasan warga.
Salah satu lokasi yang menjadi sorotan berada di Jalan Musyawarah, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi. Sebuah ruko di kawasan tersebut diduga dijadikan tempat praktik prostitusi terselubung dengan modus usaha salon sebagai kedok.
Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya kepada awak media. Ia menduga aktivitas tersebut berpindah ke lokasi yang lebih aman setelah razia rutin dilakukan di penginapan. “Mungkin karena di hotel sering dirazia, jadi mereka cari tempat yang lebih aman seperti kos-kosan atau ruko yang jarang dipantau,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruko tersebut memiliki dua lantai. Lantai pertama difungsikan sebagai salon, sementara lantai kedua diduga disekat menjadi beberapa kamar yang digunakan untuk melayani tamu. Aktivitas tersebut disebut-sebut terhubung melalui aplikasi perpesanan MiChat yang kerap disalahgunakan untuk praktik prostitusi online.
Warga menilai aktivitas ini sangat meresahkan karena berpotensi merusak lingkungan sosial serta berdampak buruk bagi generasi muda di sekitar lokasi. Mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan aparat terkait.
Selain itu, masyarakat mendesak agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama aparat penegak hukum segera melakukan penertiban dan investigasi mendalam terhadap lokasi tersebut. Langkah tegas dinilai perlu agar praktik serupa tidak semakin meluas.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap Pemerintah Kota Tebing Tinggi segera merespons keluhan masyarakat dengan melakukan razia serta menutup tempat yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi tersebut, guna menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
Laporan: Endra Syafutra
Editor: Redaksi
