![]() |
| Keterangan Foto: Tim BRI bersama PT KINRA dalam kegiatan Coffee Morning di KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Rabu (7/10/2026). |
SIMALUNGUN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Perdagangan terus memperkuat hubungan strategis dengan dunia usaha melalui keterlibatan dalam kegiatan Coffee Morning bersama PT Kawasan Industri Nusantara (PT KINRA) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Rabu (7/10/2026). Mengusung tema “Harmony in Advancing Investment”, kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor PT KINRA tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara sektor perbankan, pengelola kawasan industri, investor, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pertumbuhan investasi daerah.
Keterlibatan BRI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin erat dengan pelaku industri dan dunia usaha di kawasan strategis tersebut. Bagi sektor perbankan, komunikasi yang terjalin dengan pengelola kawasan dan perusahaan menjadi salah satu unsur penting untuk memahami perkembangan bisnis, kebutuhan transaksi, serta potensi layanan keuangan yang dapat mendukung aktivitas ekonomi. Melalui forum Coffee Morning, BRI bersama para pemangku kepentingan memiliki kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan membangun hubungan kerja sama yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri Yoga Aditia Pratama selaku Regional Wholesale Business Head (RWBH) BRI Medan, Ivan Rizky selaku Department Head Kantor Pusat BRI, serta Devie Giotiffany yang juga menjabat Department Head Kantor Pusat BRI. Kehadiran jajaran manajemen tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai unsur BRI dalam membangun komunikasi dengan pengelola kawasan industri dan para pelaku usaha. Adapun Novian Supriatno selaku Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Medan dijadwalkan hadir, tetapi berdasarkan informasi penyelenggara, batal mengikuti kegiatan tersebut.
Partisipasi BRI Branch Office Perdagangan dalam forum ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas komunikasi dengan perusahaan-perusahaan yang menjalankan aktivitas bisnis di KEK Sei Mangkei. Sebagai kawasan industri yang memiliki potensi pengembangan investasi, KEK Sei Mangkei membutuhkan dukungan ekosistem usaha yang kuat, termasuk layanan perbankan yang dapat menunjang kelancaran kegiatan operasional perusahaan. Hubungan yang terjalin melalui pertemuan seperti ini diharapkan dapat membuka ruang dialog mengenai kebutuhan finansial dunia usaha sekaligus memperkuat kemitraan antara perbankan dan sektor industri.
Tema “Harmony in Advancing Investment” sejalan dengan pentingnya kolaborasi antara sektor perbankan dan dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sinergi tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan bisnis, tetapi juga mencakup komunikasi, pertukaran informasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan para pelaku industri. Bagi BRI, kedekatan dengan ekosistem usaha menjadi salah satu modal untuk terus membangun hubungan profesional dengan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus memahami dinamika perekonomian yang berkembang di wilayah operasionalnya.
Plt. Direktur PT KINRA, Alwin Abdi, dalam kegiatan tersebut berharap Coffee Morning dapat menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif bagi seluruh pihak. Forum tersebut diharapkan memungkinkan para peserta menyampaikan informasi, bertukar pandangan, serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan penyelesaian bersama. Bagi BRI dan sektor perbankan pada umumnya, komunikasi semacam ini dapat menjadi ruang untuk memahami tantangan yang dihadapi perusahaan serta melihat peluang kerja sama yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing pihak.
Sementara itu, Plt. Kepala Administrator KEK Sei Mangkei, Sakti Lazuardi, menilai koordinasi lintas sektor memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif. Dukungan pemerintah dan aparat keamanan, disertai komunikasi yang baik dengan pengelola kawasan serta mitra usaha, menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kegiatan industri. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kepentingan sektor perbankan dalam membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan bersama perusahaan dan pelaku usaha yang beroperasi di kawasan industri.
Dukungan terhadap pengembangan investasi di KEK Sei Mangkei turut disampaikan Pemerintah Kabupaten Simalungun. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Simalungun diwakili Asisten Administrasi Umum, Roganda Sihombing, yang menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap aktivitas industri dan investasi di kawasan tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan dunia usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam ekosistem tersebut, kehadiran BRI menjadi bagian dari keterlibatan sektor jasa keuangan yang memiliki hubungan erat dengan aktivitas perdagangan, industri, dan pengembangan usaha.
Perkembangan KEK Sei Mangkei juga dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Kabupaten Simalungun. Pertumbuhan kegiatan industri dapat mendorong penyerapan tenaga kerja, meningkatkan kebutuhan barang dan jasa, serta membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk masuk dalam rantai pasok perusahaan. Peluang tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan ekosistem ekonomi daerah, termasuk dalam memperluas kebutuhan layanan perbankan bagi pelaku usaha sesuai karakteristik dan skala bisnis mereka.
Selain memperkuat komunikasi mengenai investasi, kegiatan Coffee Morning juga diisi dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari PT KINRA kepada sejumlah pihak yang berkontribusi dalam penanganan insiden kebakaran di PT Evyap Sabun Indonesia pada 3 September 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan keterlibatan berbagai pihak dalam merespons keadaan darurat, membantu penanggulangan kebakaran, serta menjaga keselamatan di lingkungan KEK Sei Mangkei. Agenda ini sekaligus menegaskan pentingnya koordinasi dan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan kawasan industri.
Bagi BRI Branch Office Perdagangan, keikutsertaan dalam forum yang mempertemukan pengelola kawasan, perusahaan, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan yang positif dengan lingkungan usaha. Interaksi yang terjalin diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai perkembangan industri dan kebutuhan layanan keuangan di kawasan tersebut. Meski demikian, pengembangan kerja sama konkret tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan, ketentuan perbankan, serta hasil komunikasi dan tindak lanjut antarpihak.
Melalui kegiatan Coffee Morning bertema “Harmony in Advancing Investment”, BRI Branch Office Perdagangan bersama jajaran manajemen BRI dan PT KINRA diharapkan dapat terus menjaga komunikasi serta memperkuat hubungan dengan para pelaku usaha di KEK Sei Mangkei. Kolaborasi yang berkesinambungan antara sektor perbankan, pengelola kawasan industri, pemerintah, dan investor diharapkan mampu mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka peluang pengembangan bisnis yang berkelanjutan di Kabupaten Simalungun.
