-->

Iklan

Menu Bawah

Iklan

Halaman

Jeka Saragih, Petarung Indonesia Asal Simalungun yang Mengharumkan Nama Bangsa di Panggung UFC

Redaksi
Rabu, 28 Januari 2026, Januari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T00:31:18Z

 

Jeka Saragih 

Pematangsiantar, Selektifnews.com  -- Jeka Asparido Saragih menjadi salah satu atlet Indonesia yang berhasil menorehkan sejarah di pentas olahraga internasional. Petarung asal Kampung Bahapal Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, ini dikenal sebagai fighter Indonesia pertama yang tampil di ajang Ultimate Fighting Championship (UFC), organisasi seni bela diri campuran paling bergengsi di dunia. Keberhasilannya menembus UFC menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia olahraga Tanah Air.


Lahir pada 18 Juni 1995, Jeka Saragih tumbuh dan besar di lingkungan pedesaan Simalungun yang sederhana. Dari kampung halaman itulah semangat juang dan mental pantang menyerah Jeka terbentuk. Ia mulai mengenal olahraga bela diri sejak usia muda sebelum akhirnya menekuni mixed martial arts (MMA) secara profesional.


Nama Jeka Saragih mulai mencuri perhatian publik setelah tampil impresif di ajang Road to UFC, sebuah turnamen pencarian bakat yang digelar UFC untuk menjaring petarung potensial dari kawasan Asia. Dalam turnamen tersebut, Jeka menunjukkan mental bertarung kuat serta kemampuan striking yang agresif hingga berhasil mengamankan kontrak resmi bersama UFC.


Bertarung di kelas featherweight, Jeka dikenal memiliki gaya bertarung eksplosif dengan pukulan keras yang kerap mengakhiri laga secara cepat. Karakter bertarung tersebut menjadikannya sebagai salah satu petarung yang memiliki ancaman knock-out tinggi di setiap pertandingan.


Keberhasilan Jeka Saragih menembus UFC menjadi bukti bahwa atlet yang berasal dari kampung di daerah juga mampu bersaing di level dunia. Perjalanan kariernya menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, khususnya dari Sumatera Utara, untuk berani bermimpi besar dan berjuang meraih prestasi internasional.


Kehadiran Jeka di UFC turut mendorong perkembangan olahraga MMA di Indonesia. Ia membuka jalan bagi atlet-atlet Tanah Air lainnya untuk menembus kompetisi global dan membuktikan kualitas petarung Indonesia di mata dunia.


Di luar oktagon, Jeka Saragih dikenal sebagai sosok rendah hati dan tidak melupakan asal-usulnya. Ia kerap menyebut peran keluarga, masyarakat kampung halaman, serta dukungan rakyat Indonesia sebagai sumber motivasi utama dalam setiap langkah kariernya.


Ke depan, Jeka Saragih diharapkan mampu terus meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di ajang UFC. Dari Kampung Bahapal Raya hingga panggung dunia, perjalanan Jeka menjadi simbol bahwa mimpi besar bisa lahir dari mana saja.


Penulis: Zulfandi Kusnomo 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Entertainment

+

Opini

+