![]() |
| Peringatan Isra Mi’raj 1447 H di Polres Simalungun, Momentum Spiritual Berbalut Aksi Kepedulian Sosial |
Simalungun, Selektifnews.com -- Suasana khidmat menyelimuti Masjid Nur Hidayah Mako Polres Simalungun, Rabu pagi (28/1/2026). Keluarga besar Polres Simalungun menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan semata, tetapi juga dirangkai dengan aksi nyata kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang beserta jajaran pejabat utama, personel Polres, keluarga besar Bhayangkari, hingga perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Simalungun. Kehadiran kaum duafa serta puluhan anak yatim piatu dari sekitar Mako Polres di Kecamatan Raya turut menambah makna kebersamaan dalam peringatan tersebut.
Kabag Ren Polres Simalungun AKP Tugono yang dikonfirmasi usai acara menjelaskan, peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.” Tema ini, kata dia, dirancang agar nilai-nilai spiritual tidak berhenti pada seremoni, melainkan benar-benar terimplementasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Tema ini bukan sekadar seremonial. Kami ingin memastikan nilai-nilai spiritual benar-benar melekat dalam setiap tugas kepolisian di lapangan,” ujar AKP Tugono sekira pukul 13.30 WIB. Menurutnya, penguatan iman dan takwa menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter personel Polri yang profesional dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menyampaikan pesan tegas kepada seluruh personel. Ia menekankan tiga hal utama yang harus menjadi pegangan, yakni memperteguh keimanan sebagai fondasi, mengedepankan aksi kemanusiaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam setiap pelaksanaan tugas. “Tanpa fondasi keimanan yang kuat, kita akan mudah goyah menghadapi tantangan di lapangan,” tegasnya.
AKBP Marganda juga mengingatkan bahwa Polri tidak boleh berhenti pada peran penegak hukum semata. “Polri bukan hanya penegak hukum, tetapi juga penolong. Personel harus peka terhadap kesulitan warga dan tidak ragu untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Ia berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat Simalungun benar-benar membawa rasa aman, damai, dan kepercayaan publik.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 1 oleh qori dan qoriah dari PHL Polres Simalungun. Suasana semakin khusyuk saat Ustad Type Sukma Pernanda, S.Pd.I menyampaikan tausiyah yang mengulas makna Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari, khususnya relevansinya bagi para penegak hukum dalam menjalankan amanah dengan jujur dan bertanggung jawab.
Momen haru terasa saat penyerahan santunan kepada kaum duafa serta anak-anak yatim dan piatu. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh jajaran Polres Simalungun sebagai wujud nyata kepedulian institusi kepolisian terhadap masyarakat kurang mampu. Selain Kapolres, hadir pula Wakapolres KOMPOL Imam Alriyuddin, Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, para Kapolsek, perwira, bintara, polwan, ASN, serta PHL Polres Simalungun.
Kapolres Simalungun mengaitkan peristiwa Isra Mi’raj dengan nilai kedisiplinan dalam tugas kepolisian. Menurutnya, perintah shalat lima waktu mengajarkan konsistensi dan tanggung jawab, yang jika ditransformasikan dalam tugas kepolisian akan melahirkan pelayanan yang profesional dan humanis. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB tersebut berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Rilis: Humas Polres Simalungun
Editor: Zulfandi Kusnomo










