-->

Iklan

Menu Bawah

Iklan

Halaman

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron Tegaskan Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis dalam Pertemuan Bilateral di Paris

Redaksi
Selasa, 27 Januari 2026, Januari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T17:18:16Z

 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan kunjungan kenegaraannya ke Prancis dengan menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Republik Prancis, Yang Mulia Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, Jumat malam (23/1/2026)

Jakarta, Selektifnews.com  -- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan kunjungan kenegaraannya ke Prancis dengan menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Republik Prancis, Yang Mulia Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, Jumat malam (23/1/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda diplomasi strategis Indonesia untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Prancis di berbagai bidang, sekaligus mempertegas peran aktif Indonesia dalam percaturan global.


Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan jamuan makan malam kenegaraan yang diberikan Presiden Macron kepada Presiden Prabowo. Agenda ini menjadi sorotan internasional, mengingat sebelumnya Presiden Prabowo juga menghadiri Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, sebelum bertolak ke Paris untuk melanjutkan rangkaian diplomasi luar negerinya.


Dalam pertemuan bilateral itu, kedua kepala negara membahas dinamika geopolitik global terkini serta tantangan internasional yang memerlukan kerja sama lintas negara. Presiden Prabowo dan Presiden Macron menegaskan komitmen bersama untuk saling mendukung peran masing-masing di tingkat internasional demi menjaga stabilitas, perdamaian, dan tatanan dunia yang berbasis pada hukum internasional.


Presiden Prabowo menekankan pentingnya kemitraan strategis Indonesia–Prancis yang telah terjalin erat selama ini, baik di bidang politik, pertahanan, ekonomi, perdagangan, pendidikan, maupun kebudayaan. Menurutnya, Prancis merupakan mitra penting Indonesia di kawasan Eropa, dan hubungan bilateral yang kuat akan memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.


Kunjungan ke Paris ini juga menjadi kunjungan kedua Presiden Prabowo ke ibu kota Prancis sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, setelah sebelumnya melakukan kunjungan resmi pada tahun 2025. Hal ini mencerminkan intensitas hubungan diplomatik yang semakin erat antara Jakarta dan Paris. Melalui unggahan bersama di media sosial, kedua pemimpin menyampaikan komitmen untuk terus memperdalam kerja sama strategis di masa mendatang.


Sementara itu, Presiden Emmanuel Macron menyambut hangat kehadiran Presiden Prabowo dan menegaskan kesiapan Prancis untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia. Diskusi juga mencakup penyelarasan pandangan mengenai isu-isu global dan internasional, sejalan dengan peran Prancis yang tengah mendorong agenda globalnya, termasuk dalam kerangka kepemimpinan dan pengaruhnya di forum-forum internasional seperti G7.


Dalam pernyataan bersama yang dirilis setelah pertemuan, kedua negara menegaskan pentingnya kerja sama multilateral dan dialog konstruktif dalam menghadapi tantangan global, mulai dari perdamaian dunia, perubahan iklim, hingga stabilitas ekonomi internasional. Indonesia dan Prancis sepakat bahwa kemitraan strategis yang kuat akan menjadi modal penting untuk berkontribusi positif bagi komunitas global.


Meski demikian, pertemuan tersebut juga mencerminkan kompleksitas diplomasi internasional. Terdapat perbedaan pandangan antara Indonesia dan Prancis terkait sejumlah inisiatif global, termasuk wacana “Board of Peace” yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Perbedaan ini disikapi secara terbuka dan konstruktif oleh kedua pemimpin, menunjukkan kedewasaan diplomasi serta komitmen bersama untuk terus berdialog demi mencari titik temu dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia.


Reporter: Tim Selektifnews.com 

Editor: Zulfandi Kusnomo 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Entertainment

+

Opini

+