-->

Iklan

Menu Bawah

Iklan

Halaman

Sabu Merajalela di Bandar Masilam, Sosok Gogo Disebut-sebut Bandar Besar

Redaksi
Jumat, 30 Januari 2026, Januari 30, 2026 WIB Last Updated 2026-01-30T12:05:23Z
Sabu Merajalela di Bandar Masilam, Sosok Gogo Disebut-sebut Bandar Besar (Foto: ilustrasi oleh AI)


Simalungun, Selektifnews.com  -- Maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polsek Perdagangan belakangan ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat serta penggiat sosial kontrol. Kondisi tersebut dinilai semakin memprihatinkan karena diduga berdampak langsung terhadap meningkatnya angka kriminalitas dan rusaknya generasi muda, khususnya di Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun.


Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media pada Rabu (28/01/2026), seorang informan yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan adanya seorang pria dengan nama panggilan Gogo yang diduga kuat menguasai peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Bandar Masilam. Informasi tersebut diperoleh dari keresahan warga yang sudah lama memperbincangkan aktivitas peredaran narkoba di daerah tersebut.


“Di daerah kami, di Kecamatan Bandar Masilam, ada salah satu bandar yang dikenal dengan nama panggilan Gogo. Dia bebas melakukan aksinya, bang,” ujar informan kepada awak media. Menurutnya, nama tersebut sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat setempat dan kerap dikaitkan dengan peredaran barang haram jenis sabu.


Informan tersebut juga menyebutkan bahwa Gogo diduga masih berusia sekitar 30-an tahun, namun disebut telah menjadi bandar besar narkoba jenis sabu di Kecamatan Bandar Masilam. Hal ini menambah kekhawatiran masyarakat, mengingat peredaran narkoba dinilai semakin masif dan menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda.


Lebih jauh, informan menduga adanya faktor pembiaran yang membuat aktivitas tersebut terus berlangsung. “Diduga aparat penegak hukum sudah diberikan setoran stabil, sehingga dia bebas melakukan aksinya dan mengembangkan sayap dengan menjual sabu ke berbagai daerah,” ungkapnya. Pernyataan tersebut masih bersifat dugaan dan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penyelidikan resmi pihak berwenang.


Menurut informasi yang beredar, jaringan peredaran narkoba yang diduga dijalankan Gogo tidak hanya terbatas di Kecamatan Bandar Masilam, tetapi juga meluas hingga wilayah Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batu Bara. Luasnya jaringan tersebut semakin menimbulkan keresahan masyarakat yang berharap adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.


Masyarakat pun mendesak Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Kapolda Sumut, serta unsur TNI Intel Kodim dan Korem untuk segera melakukan investigasi dan penindakan tegas terhadap dugaan peredaran narkoba jenis sabu tersebut. Warga menilai peredaran narkoba telah memicu berbagai dampak sosial, seperti meningkatnya kasus pencurian rumah warga, pencurian hasil kebun sawit (ninja sawit), serta tindak kriminal lainnya.


Warga juga menaruh harapan besar kepada Kapolsek Perdagangan yang baru, IPTU Patar Banjarnahor, SH., MH., agar mampu memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. “Kami berharap dengan kepemimpinan Kapolsek yang baru, peredaran sabu di wilayah kami bisa dibasmi karena sudah sangat merusak dan merugikan masyarakat,” ujar salah satu warga Kecamatan Bandar Masilam yang enggan disebutkan namanya.


Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Perdagangan IPTU Patar Banjarnahor belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan peredaran narkoba jenis sabu yang diduga melibatkan Gogo. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian. 


Reporter: Tim Selektifnews.com 

Editor: Zulfandi Kusnomo 

Komentar

Tampilkan

Terkini

Entertainment

+

Opini

+