GERPAMA Tebing Tinggi Berikan “Kartu Kuning” untuk Kinerja Wali Kota dalam Setahun Kepemimpinan


Tebing Tinggi, Selektifnews.com — Gerakan Pemuda Mahasiswa Kota Tebing Tinggi (GERPAMA-TT) secara tegas memberikan “kartu kuning” terhadap kinerja Wali Kota Iman Irdian Saragih setelah genap satu tahun masa kepemimpinannya. Penilaian ini disampaikan sebagai bentuk kritik konstruktif dari kalangan pemuda dan mahasiswa terhadap jalannya pemerintahan di Tebing Tinggi yang dinilai belum menunjukkan hasil signifikan.


Ketua GERPAMA-TT, Bayu, menjelaskan bahwa evaluasi tersebut bukan tanpa dasar. Menurutnya, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, arah pembangunan kota masih belum memberikan dampak nyata yang dirasakan masyarakat, khususnya dalam sektor ekonomi dan penataan kota. Ia menilai, pemerintah daerah lebih banyak menonjolkan kegiatan seremonial dibandingkan program kerja yang berdampak langsung.


Salah satu indikator utama yang disoroti adalah pertumbuhan ekonomi Kota Tebing Tinggi pada tahun 2025 yang hanya mencapai 3,07 persen. Angka tersebut menempatkan kota ini sebagai salah satu dengan pertumbuhan terendah di wilayah Sumatera Utara. Kondisi ini dinilai mencerminkan belum optimalnya kebijakan ekonomi yang dijalankan oleh pemerintah kota dalam mendorong aktivitas usaha dan investasi.


Selain itu, GERPAMA-TT juga menilai belum adanya gebrakan berarti dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif maupun inovasi daerah. Padahal, sektor ini dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan daya saing daerah serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Tebing Tinggi.


Dari sisi infrastruktur, kondisi kota juga menjadi sorotan tajam. Banyaknya lampu jalan yang mati membuat sejumlah ruas jalan terlihat gelap pada malam hari, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan dan kenyamanan masyarakat. Tidak hanya itu, kebersihan kota dinilai masih jauh dari harapan, dengan kondisi lingkungan yang terlihat kotor dan kurang terawat.


Penataan tata kota pun disebut masih semrawut dan belum mencerminkan wajah kota yang tertata rapi. Berbagai proyek strategis yang telah dijalankan pemerintah daerah juga dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.


Bayu menegaskan bahwa pihaknya berharap Wali Kota dapat lebih fokus pada hasil kerja nyata yang dapat diverifikasi di lapangan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari intensitas turun ke masyarakat atau publikasi di media, tetapi dari dampak konkret yang dirasakan langsung oleh warga.


Melalui pernyataan ini, GERPAMA-TT mengajak pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memperbaiki kinerja ke depan. Kritik yang disampaikan diharapkan menjadi bahan refleksi agar pembangunan kota dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


Laporan: Tim Selektifnews.com 

Editor: Zulfandi Kusnomo