![]() |
| Foto Ilustrasi |
Pematangsiantar -- Kawasan eks Terminal Sukadame di Jalan Sisingamangaraja, Kota Pematangsiantar, kembali menjadi sorotan tajam masyarakat. Warga mengaku resah dengan dugaan maraknya aktivitas peredaran narkoba yang disebut-sebut berlangsung secara terang-terangan di kawasan tersebut tanpa pernah tersentuh penindakan hukum yang serius.
Menurut keterangan warga, aktivitas mencurigakan diduga terjadi hampir setiap hari, baik pada siang maupun malam hari. Sejumlah orang tak dikenal dengan kondisi wajah yang diduga sakau kerap terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi. Kondisi itu membuat masyarakat merasa lingkungan mereka semakin tidak aman dan dipenuhi keresahan akibat dugaan transaksi narkotika yang berlangsung bebas.
Warga menduga peredaran sabu di kawasan tersebut dikendalikan oleh seorang pria bernama Naldo Sihombing. Sosok itu disebut-sebut bukan nama baru dalam dunia narkotika dan diduga masih leluasa menjalankan aktivitasnya meski pernah berurusan dengan hukum. Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa aktivitas jaringan tersebut hingga kini masih berjalan tanpa hambatan berarti.
Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada awak media mengungkapkan sejumlah nama yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba tersebut. “Yang mengendalikan diduga Naldo Sihombing. Di lapangan ada Witok atau Hiro Ito Sitompul. Gudangnya dibantu Mak Mei dan Natal Sidabutar. Ada juga Niel, Iwan Siregar, dan Silapan yang disebut berperan sebagai becak sekaligus kenjiro atau mata-mata,” ujar sumber tersebut, Sabtu (23/5/2026). Namun demikian, seluruh informasi itu masih berupa keterangan narasumber dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Masyarakat menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sepele. Mereka menyebut kawasan eks Terminal Sukadame kini seolah berubah menjadi lokasi yang rawan peredaran narkotika dan merusak ketenangan warga sekitar. Tidak sedikit warga yang khawatir generasi muda di lingkungan tersebut akan menjadi korban penyalahgunaan narkoba apabila situasi ini terus dibiarkan.
Warga juga mempertanyakan mengapa dugaan aktivitas peredaran narkoba tersebut seolah tidak pernah tersentuh aparat penegak hukum. Bahkan, muncul anggapan di tengah masyarakat bahwa para pelaku terkesan tidak takut terhadap aparat karena aktivitas mereka disebut tetap berjalan lancar hingga saat ini. Situasi itu membuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemberantasan narkoba menjadi sorotan.
Karena itu, masyarakat mendesak Satnarkoba Polres Pematangsiantar segera turun tangan melakukan penyelidikan dan penindakan tegas. Warga berharap aparat tidak tutup mata terhadap keresahan yang sudah lama dirasakan masyarakat. Bahkan bila diperlukan, masyarakat meminta adanya sinergi dengan Kodim 0207/Simalungun maupun Polda Sumatera Utara untuk membongkar dugaan jaringan narkotika tersebut hingga ke akar-akarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peredaran narkoba di kawasan eks Terminal Sukadame Jalan Sisingamangaraja, Kota Pematangsiantar. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebutkan namanya guna memperoleh klarifikasi dan menjaga keberimbangan informasi. Masyarakat berharap aparat bertindak tanpa pandang bulu demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya narkoba yang semakin meresahkan.
Laporan: Tim Selektifnews.com
Editor: Zulfandi Kusnomo
