Cegah Karhutla, Koramil 15/Dolok Pardamean dan Polsek Perketat Patroli di Kawasan Perbukitan

Keterangan foto: Personel Koramil 15/Dolok Pardamean Kodim 0207/Simalungun bersama anggota Polsek Dolok Pardamean melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di kawasan Dusun Parbungaan, Nagori Parik Sabungan, dan Dusun Salbe, Nagori Togu Domu Nauli, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Kamis (27/8/2026).


Simalungun — Personel Koramil 15/Dolok Pardamean Kodim 0207/Simalungun bersama personel Polsek Dolok Pardamean memperketat patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi rawan terbakar. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya titik api di wilayah Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Kamis (27/8/2026).


Patroli dilakukan oleh Sertu Binton M dan Kopral Satu Sumarlin bersama anggota Polsek Dolok Pardamean. Pemantauan menyasar Dusun Parbungaan, Nagori Parik Sabungan, serta Dusun Salbe, Nagori Togu Domu Nauli, Kecamatan Dolok Pardamean. Kehadiran personel TNI-Polri di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah aktivitas yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.


Wilayah yang menjadi sasaran patroli berada di kawasan lereng dan perbukitan pegunungan. Kondisi geografis tersebut menjadi perhatian karena apabila terjadi kebakaran, api berpotensi menyebar dengan cepat, terlebih ketika kondisi vegetasi dan lahan dalam keadaan kering. Oleh sebab itu, pemantauan secara langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi wilayah sekaligus mengantisipasi munculnya sumber api sejak dini.


Dalam patroli tersebut, personel TNI-Polri tidak hanya melakukan pemantauan kawasan, tetapi juga memberikan sosialisasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat. Warga diingatkan agar tidak meninggalkan bara maupun sisa api setelah melakukan pembakaran sampah atau kegiatan membersihkan lahan pertanian. Masyarakat juga diminta memastikan lokasi benar-benar aman sebelum meninggalkan tempat pembakaran.


“Kami mengimbau masyarakat agar benar-benar memastikan api sudah padam sebelum meninggalkan lokasi. Sisa bara sekecil apa pun dapat menjadi sumber kebakaran dan merambat ke lahan di sekitarnya,” ujar personel patroli. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh warga.


Pemantauan secara khusus juga dilakukan terhadap kawasan lereng perbukitan di Dusun Parbungaan, Nagori Parik Sabungan, yang menjadi salah satu wilayah perhatian dalam upaya pencegahan karhutla. Personel menyusuri dan mengamati kondisi lingkungan untuk memastikan tidak terdapat sumber api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari sistem kewaspadaan dan deteksi dini di wilayah binaan Koramil 15/Dolok Pardamean.


Berdasarkan hasil pemantauan pada hari tersebut, terdapat lima hotspot yang menjadi perhatian secara keseluruhan. Namun, pada lima wilayah yang berada dalam pemantauan Koramil 15/Dolok Pardamean, yakni Nagori Togu Domu Nauli, Sirube-rube, Parik Sabungan, Tanjung Saribu dan Tigaras, tidak ditemukan titik api aktif. Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif, tetapi tidak membuat aparat mengurangi kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.


Koramil 15/Dolok Pardamean menegaskan bahwa kondisi nihil titik api aktif bukan alasan untuk mengendurkan kegiatan pencegahan. Dengan luas wilayah Kecamatan Dolok Pardamean sekitar 99,45 kilometer persegi dan tidak terdapat lahan gambut, patroli serta edukasi kepada masyarakat tetap diperlukan, khususnya di kawasan lereng, perbukitan dan lahan yang berpotensi menjadi lokasi awal munculnya kebakaran. TNI-Polri mengajak masyarakat menjadi bagian dari sistem deteksi dini dengan segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau sumber api yang berpotensi menyebar, sehingga potensi karhutla dapat ditangani sedini mungkin.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo 

🛍️ SELEKTIF SHOP
Pilihan untuk Anda
Papan Bunga Mahkota
Papan Bunga E001
Rp400.000
BELI SEKARANG
Papan Bunga Standard
Papan Bunga S001
Rp250.000
BELI SEKARANG
Papan Bunga Standard
Papan Bunga S002
Rp250.000
BELI SEKARANG
Papan Bunga Standard
Papan Bunga S003
Rp250.000
BELI SEKARANG