![]() |
| Gudang pupuk milik PT Lonsum Sibulan Estate di Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai yang terbakar |
Serdang Bedagai, Selektifnews.com — Dugaan pencurian buah kelapa sawit yang berujung meninggalnya seorang warga memicu aksi pembakaran gudang pupuk milik PT Lonsum Sibulan Estate di Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (5/8/2026) malam. Ratusan warga Desa Penggalian mendatangi lokasi dan membakar bangunan gudang setelah mendapat kabar korban meninggal dunia.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, peristiwa bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat Apan Saragih (35), warga Dusun II Desa Penggalian, diduga melakukan pencurian buah sawit di Divisi Blok 16111000 Kebun Sibulan Estate. Tim patroli kebun kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan yang bersangkutan. Dalam perkembangan selanjutnya, korban mengalami kondisi yang memburuk dan dinyatakan meninggal dunia di RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi sekitar pukul 21.30 WIB.
Kabar meninggalnya Apan Saragih memicu kemarahan warga. Sekitar pukul 23.00 WIB, ratusan massa mendatangi gudang pupuk PT Lonsum yang berada di Desa Sibulan. Massa kemudian melakukan aksi pembakaran hingga api menghanguskan bangunan tersebut.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Tebing Tinggi diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.15 WIB. Akibat kejadian tersebut, gudang pupuk dilaporkan hangus terbakar, sementara nilai kerugian material masih dalam pendataan.
Selain membakar gudang pupuk, massa juga merusak rumah dinas manajer perkebunan serta sebuah mobil dinas jenis double cabin. Kaca rumah dan kendaraan dilaporkan pecah akibat aksi perusakan yang terjadi bersamaan dengan pembakaran.
Dalam peristiwa ini, Apan Saragih menjadi satu-satunya korban jiwa. Jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi untuk menjalani pemeriksaan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, di antaranya Gerry Hermansyah (40), Kepala Dusun I Desa Sibulan, dan Mhd. Abdullah Simanjuntak (47), Kepala Desa Penggalian.
Pasca-kejadian, aparat kepolisian dan personel TNI disiagakan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Tim Opsnal Polres Tebing Tinggi juga masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan pencurian sawit, penyebab meninggalnya korban, serta aksi pembakaran dan perusakan fasilitas perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Tebing Tinggi maupun manajemen PT Lonsum Sibulan Estate terkait kronologi lengkap maupun hasil penyelidikan awal. Polisi masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.
Laporan: Endra Syafutra
Editor: Redaksi
