![]() |
| Foto: Dok.Kodim 0207/Simalungun |
Simalungun – Pemutakhiran data keluarga melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA) tahun 2026 resmi diluncurkan di Kantor Pangulu Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun, Sertu Misno, bersama jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, kader posyandu, serta pemangku kepentingan lainnya.
Peluncuran pemutakhiran data ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketersediaan data keluarga yang akurat dan terkini. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan dan program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran BKKBN menegaskan pentingnya pembaruan data keluarga sebagai instrumen dalam mendukung program kependudukan, pembangunan keluarga, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, hadir Asisten I Bidang Kesejahteraan Kabupaten Simalungun Albert Saragih, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun Hendrik Hutabarat, SH, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Simalungun Lenny Simanjuntak, Camat Tanah Jawa Andi Supandri, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, SH, serta Pangulu Nagori Marubun Jaya Mega Raya Purba.
Kegiatan juga diikuti para kader Posyandu se-Kecamatan Tanah Jawa yang memiliki peran penting dalam pendataan keluarga di tingkat masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, kehadiran Babinsa menjadi bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pemutakhiran data diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan administratif, tetapi mampu menghasilkan data yang benar-benar menggambarkan kondisi keluarga di lapangan.
Data yang akurat dinilai penting agar program pemerintah dapat diberikan secara lebih tepat sasaran, terutama dalam bidang kesehatan, kependudukan, perlindungan sosial, dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Melalui sinergi pemerintah daerah, BKKBN, TNI-Polri, kader Posyandu, dan masyarakat, pemutakhiran SIGA 2026 diharapkan dapat menghasilkan basis data keluarga yang lebih valid dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai pijakan perencanaan pembangunan di Kabupaten Simalungun.
Sumber: Tim Pendim 0207/SML
Editor: Redaksi Selektif News
