Serdang Bedagai, Selektifnews.com — Suasana duka mendalam menyelimuti Dusun II Kampung Keling, Desa Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) saat jenazah almarhum Pratu Anumerta Zeni Sukmana Marpaung (24) tiba di rumah duka, Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Pratu Zeni gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam proses evakuasi korban longsor dan banjir bandang di Padang Panjang, Sumatera Barat.
Tangis keluarga dan kerabat pecah ketika peti jenazah diturunkan dari ambulans milik Kodam I/BB. Suasana haru semakin terasa saat anggota TNI mengantar jenazah dengan penuh kehormatan, menggambarkan besarnya rasa kehilangan atas gugurnya seorang prajurit muda yang berdedikasi.
Setelah tiba di rumah duka, jenazah disemayamkan untuk memberi kesempatan kepada keluarga dan masyarakat memberikan penghormatan terakhir. Sholat jenazah kemudian dilaksanakan dengan khidmat sebelum almarhum dibawa menuju lokasi pemakaman untuk prosesi upacara militer.
Pada pukul 15.16 WIB, jenazah Pratu Anumerta Zeni Sukmana Marpaung dimakamkan dengan upacara militer di pemakaman umum Tanah Tinggi, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Upacara berlangsung penuh penghormatan, menghadirkan momen mengharukan ketika bendera merah putih dikibarkan dan tembakan salvo dilepaskan.
Dandenpom I/1 Pematangsiantar, Letkol CPM Haru Prabowo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. Ia berharap keluarga diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah yang menyayat hati tersebut. “Kami kehilangan seorang prajurit terbaik. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan,” ujarnya.
Sementara itu, Sugiono, abang kandung almarhum, mengenang detik-detik kejadian yang merenggut nyawa sang adik. Menurutnya, Pratu Zeni saat itu sedang bertugas membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir bandang di kawasan jembatan kembar Sumatera Barat. “Mereka ada dua regu. Saat adik saya berteduh, tiba-tiba banjir bandang datang bersama kayu gelondongan dan menghantam tim mereka. Adik saya ikut terbawa arus,” cerita Sugiono dengan suara bergetar.
Sugiono menambahkan, keluarga baru mengetahui musibah tersebut setelah menerima kabar dari senior Pratu Zeni pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB. Sejak itu, keluarga terus berharap hingga akhirnya kabar ditemukannya jenazah datang pada hari berikutnya.
Untuk diketahui, jenazah Pratu Zeni Marpaung dari Subdenpom XX/5 Padang Panjang ditemukan di aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di wilayah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (28/11). Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan satuan, dan masyarakat yang menghargai perjuangannya dalam tugas kemanusiaan.
#TNI #Longsor #BanjirBandang #PrayForSumatera #tumbler #InaraRusli










