![]() |
| Hoaks Dugaan Penguasaan Rutan Tanjung Gusta oleh Napi Korupsi, Karutan Medan Tegaskan Kondisi Aman dan Terkendali |
MEDAN, SELEKTIFNEWS.COM — Informasi yang beredar terkait dugaan penguasaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medan Tanjung Gusta oleh seorang narapidana kasus korupsi berinisial I.S. atau Ilyas Sitorus, termasuk tudingan kebebasan penggunaan alat komunikasi, pemerasan, serta intimidasi terhadap sesama warga binaan, dipastikan tidak benar alias hoaks. Pihak Rutan menegaskan isu tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
Kepala Rutan Kelas I Medan Tanjung Gusta, Andi Surya, menyampaikan bahwa klarifikasi dan pengecekan internal telah dilakukan secara menyeluruh. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan bukti adanya praktik pemerasan, ancaman, maupun penguasaan rutan sebagaimana diberitakan sebelumnya. “Setelah kami lakukan pengecekan secara menyeluruh, informasi tersebut tidak terbukti,” tegas Andi Surya.
Ia juga memastikan bahwa foto-foto yang beredar di publik dan diklaim sebagai bukti dugaan pelanggaran bukan diambil di lingkungan kamar hunian Rutan Tanjung Gusta. Menurutnya, foto tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di dalam rutan dan telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Terkait isu kebebasan penggunaan alat komunikasi, Andi Surya menegaskan bahwa pihak rutan secara tegas melarang kepemilikan dan penggunaan telepon seluler oleh warga binaan. Saudara Ilyas Sitorus disebut tidak memiliki akses ponsel pribadi. Sebagai sarana komunikasi resmi, rutan menyediakan fasilitas Warung Telepon Khusus Pemasyarakatan (Warterlpas) yang dapat digunakan seluruh warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarga melalui jalur resmi dan terpantau.
Mengenai dugaan pemerasan dan intimidasi, pihak Rutan Kelas I Medan telah melakukan penelusuran melalui mekanisme check and re-check. Hasilnya, tidak ditemukan bukti valid maupun laporan resmi dari warga binaan yang mengaku menjadi korban. Situasi keamanan dan ketertiban di dalam rutan dipastikan tetap kondusif, aman, dan terkendali.
Untuk menindaklanjuti polemik yang sempat mencuat, pada Selasa, 20 Januari 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Sumatera Utara melaksanakan inspeksi mendadak berupa penggeledahan kamar hunian warga binaan di Rutan Kelas I Medan. Kegiatan diawali apel persiapan personel Kanwil Ditjenpas Sumut, TNI, serta petugas rutan, dan dipimpin Kepala KPR, dengan prosedur pengamanan terukur serta disaksikan penghuni kamar.
Sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban, Rutan Kelas I Medan secara rutin menggelar razia dan penggeledahan kamar hunian bersama Aparat Penegak Hukum, termasuk kepolisian dan TNI. Rutan juga menyediakan Unit Layanan Pengaduan serta menjalankan program Wali Asuh Menyapa setiap Jumat sebagai sarana komunikasi langsung antara petugas dan warga binaan agar setiap permasalahan dapat ditangani melalui mekanisme resmi.
Pihak Rutan Kelas I Medan menegaskan hingga kini tidak ada laporan atau pengaduan resmi terkait dugaan pemerasan maupun intimidasi tersebut. Sejalan dengan itu, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. “Kami bekerja dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Mari kita kedepankan fakta demi terciptanya informasi yang sehat dan bertanggung jawab,” pungkas Andi Surya.
Reporter: Tim Selektifnews.com
Editor: Zulfandi Kusnomo










