-->

Iklan

Menu Bawah

Iklan

Halaman

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Perombakan Besar DJBC Demi Tekan Kebocoran Penerimaan Negara

Redaksi
Rabu, 28 Januari 2026, Januari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-01-27T21:45:55Z

 

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Perombakan Besar DJBC Demi Tekan Kebocoran Penerimaan Negara


Jakarta, Selektifnews.com  -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan akan melakukan perombakan besar-besaran di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Langkah tegas ini diambil sebagai upaya menekan kebocoran penerimaan negara yang selama ini dinilai masih menjadi persoalan serius. Purbaya bahkan menyebut langkah tersebut sebagai “obrak-abrik” Bea Cukai demi pembenahan menyeluruh.


Purbaya mengungkapkan, sebenarnya keinginan untuk merombak DJBC sudah muncul sejak tahun lalu. Namun, niat tersebut belum dapat direalisasikan karena dirinya baru resmi bergabung dalam pemerintahan pada September. Ia menilai, jika perombakan dilakukan saat itu, dikhawatirkan justru akan mengganggu stabilitas dan kinerja kementerian di tengah fase krusial peningkatan penerimaan negara.


“Sebentar lagi Bea Cukai dan Pajak akan saya obrak-abrik. September kan saya baru masuk bulan itu kan, kalau kita obrak abrik bulan itu kacau, masih di tahap akhir dari penumbuhan pajak,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).


Menurut Purbaya, waktu pelaksanaan perombakan menjadi pertimbangan penting. Ia menilai perombakan di penghujung tahun berisiko mengganggu kinerja kementerian, terutama saat pemerintah sedang fokus menggenjot penerimaan pajak dan kepabeanan untuk menjaga stabilitas fiskal nasional.


Dalam waktu dekat, Purbaya memastikan akan menyasar sejumlah pejabat strategis di lingkungan Bea Cukai, terutama yang bertugas di bidang kepabeanan dan pelabuhan. Ia menegaskan, perombakan tidak hanya menyentuh posisi puncak, tetapi juga jajaran di sekitar Direktur Jenderal Bea dan Cukai.


“Bea Cukai akan saya kasih kejutan agak drastis, mungkin beberapa hari lagi atau besok. Saya ganti semua pejabatnya selain dirjen, di sekeliling dirjen saya tukar semuanya,” tegas Purbaya.


Lebih lanjut, ia juga menegaskan akan mengganti seluruh kepala pelabuhan dan kepala kantor wilayah yang mengawasi pelabuhan. Bahkan, sebagian pejabat disebut akan “dirumahkan” sebagai bagian dari langkah evaluasi total. Lima pelabuhan besar di Indonesia dipastikan akan mengalami pergantian pejabat secara menyeluruh.


Meski mengambil langkah keras, Purbaya menyebut saat ini DJBC sebenarnya tengah melakukan perbaikan dari sisi sumber daya manusia dan tata kelola. Ia berharap pembenahan internal tersebut mampu meningkatkan kinerja Bea Cukai serta memperkuat kontribusinya terhadap penerimaan negara.


Namun demikian, Purbaya juga melontarkan peringatan keras. Jika perbaikan tidak menunjukkan hasil signifikan, ia mengancam akan membekukan DJBC dan mengalihkannya kepada pihak swasta asing, Societe Generale de Surveilance (SGS) asal Swiss, seperti yang pernah dilakukan pada masa Orde Baru. “Ini untuk saya merupakan ancaman yang serius. Karena Pak Presiden bilang, kalau Bea Cukainya enggak betul, tahun ini, mungkin akhir tahun diganti dengan SGS,” pungkasnya.


Sumber: Detik.com

Editor: Zulfandi Kusnomo

Komentar

Tampilkan

Terkini

Entertainment

+

Opini

+