![]() |
| Menkeu Purbaya Buka Peluang Anggaran MBG Dukung Proyek Gentengisasi Presiden Prabowo |
JAKARTA, SELEKTIFNEWS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang penggunaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membiayai proyek gentengisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut relatif kecil dan masih dapat dikendalikan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara signifikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui awak media di Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2). Ia menegaskan bahwa secara prinsip, pemerintah memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran selama tetap berada dalam koridor aturan fiskal dan prioritas nasional. “Bisa saja (anggaran gentengisasi dari pos anggaran MBG),” ujar Purbaya singkat.
Menurut Purbaya, pembiayaan proyek gentengisasi tidak akan menimbulkan tekanan besar terhadap keuangan negara. Ia memperkirakan kebutuhan anggaran untuk program tersebut tidak mencapai Rp1 triliun, sehingga masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan total belanja negara. Dengan perencanaan yang tepat, proyek ini diyakini bisa berjalan tanpa mengganggu program prioritas lainnya.
Lebih lanjut, Purbaya menyebutkan bahwa pemerintah memiliki sejumlah pos cadangan anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk menutup kebutuhan proyek gentengisasi. “Kan enggak sampai Rp1 triliun (anggaran gentengisasi). Ada cadangan. Bisa dari situ, bisa juga dari tempat lain,” katanya, menegaskan bahwa opsi pendanaan cukup beragam.
Ia juga meluruskan anggapan yang selama ini berkembang terkait besarnya anggaran gentengisasi. Menurutnya, estimasi awal kerap disalahartikan karena dihitung seolah-olah seluruh rumah di Indonesia harus mengganti atap seng dengan genteng. Padahal, kondisi di lapangan tidak demikian.
Purbaya menjelaskan bahwa hanya sebagian rumah yang benar-benar membutuhkan penggantian atap, terutama yang dinilai tidak layak dari sisi kesehatan, keamanan, dan kenyamanan. Dengan pendekatan yang lebih selektif dan berbasis data, kebutuhan anggaran riil diyakini jauh lebih kecil dari perkiraan semula. “Jadi nanti angka aktualnya harusnya jauh lebih kecil,” ujarnya.
Proyek gentengisasi sendiri merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang didorong langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang sebagai upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat, khususnya di wilayah padat penduduk dan kawasan yang masih banyak menggunakan atap seng.
Selain aspek kesehatan dan kenyamanan, gentengisasi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri genteng nasional serta memperkuat daya tarik sektor pariwisata. Dengan penggunaan genteng yang lebih estetis dan ramah lingkungan, pemerintah menargetkan terciptanya lingkungan permukiman yang lebih layak huni sekaligus memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
Reporter: Tim Selektifnews.com
Editor: Zulfandi Kusnomo










