![]() |
| Sepeda Motor Karyawan Bridgestone yang dibakar |
Tebing Tinggi – Bentrok fisik antara pihak perusahaan karet Bridgestone Corporation melalui unit operasionalnya dengan Kelompok Tani Nagur Bolag terjadi di areal lahan perkebunan yang berada di kawasan K8 dan K9. Insiden tersebut memicu aksi pembakaran kendaraan dan sempat menimbulkan ketegangan di lokasi kejadian, Kamis (25/6/2026).
Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB, saat pihak perusahaan menerima informasi bahwa Kelompok Tani Nagur Bolag berencana melakukan penanaman pohon kelapa sawit di lahan yang diklaim sebagai milik PT Bridgestone. Menanggapi informasi tersebut, pihak perusahaan berupaya mengambil alih kembali lahan yang selama ini dikuasai oleh pihak penggarap.
Sebagai tindak lanjut, sekitar 300 orang karyawan PT Bridgestone dikerahkan menuju lokasi. Mereka menggunakan satu unit truk Fuso dan puluhan sepeda motor untuk mendatangi areal yang disebut akan dilakukan penanaman oleh kelompok tani tersebut. Kehadiran massa dari pihak perusahaan ini diduga memicu ketegangan dengan kelompok tani yang telah lebih dahulu berada di lokasi.
Situasi yang semula hanya berupa adu argumen kemudian memanas. Sekitar pukul 15.00 WIB, bentrokan fisik tidak dapat dihindarkan antara kedua belah pihak. Aksi saling dorong hingga perlawanan terjadi di tengah areal perkebunan, menciptakan suasana yang kacau dan tidak terkendali.
Dalam bentrokan tersebut, pihak Kelompok Tani Nagur Bolag melakukan aksi pembakaran terhadap satu unit truk Fuso yang digunakan untuk mengangkut karyawan PT Bridgestone. Tidak hanya itu, sebanyak 27 unit sepeda motor milik karyawan juga turut dibakar, menyebabkan kerugian material yang cukup besar.
Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa dalam insiden ini, namun sejumlah pihak dilaporkan mengalami luka ringan akibat bentrokan tersebut. Aparat keamanan segera turun tangan untuk mengendalikan situasi yang sempat memanas dan berpotensi meluas.
Pasca kejadian, situasi berangsur kondusif setelah personel dari Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bersama jajaran Kepolisian Resor Tebing Tinggi dikerahkan ke lokasi. Aparat melakukan pengamanan serta mengantisipasi kemungkinan bentrok susulan antara kedua pihak.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab utama konflik serta pihak-pihak yang terlibat dalam aksi pembakaran. Diharapkan semua pihak dapat menahan diri dan menyelesaikan permasalahan melalui jalur hukum guna menghindari konflik berkepanjangan di kemudian hari.
Laporan: Tim Selektifnews.com
Editor: Redaksi
