![]() |
| Keluarga besar HSGBP membagikan hasil Pariama kepada peserta dalam rangkaian Pesta Pariama di Medan, Minggu (18/10/2026). |
MEDAN – Keluarga besar Hasadaan Saragih Garingging Boru pakon Panogolan (HSGBP) Kota Medan dan sekitarnya menggelar Pesta Pariama pada Minggu (18 Oktober 2026), bertempat di Sabah Cafe, Jalan Harmonika Baru, Pasar 1, Padang Bulan, Medan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat kekompakan antarkeluarga, serta melestarikan adat dan budaya Simalungun yang diwariskan oleh para leluhur. Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar HSGBP berupaya menjaga hubungan kekeluargaan agar tetap harmonis sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya Simalungun di tengah perkembangan zaman.
Pesta Pariama tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat rasa kebersamaan, menumbuhkan rasa syukur, serta menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan dan kesempatan bagi keluarga besar HSGBP untuk kembali berkumpul dalam suasana penuh sukacita. Setelah ibadah, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, serta menyanyikan Mars HSGBP sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa sekaligus penguatan semangat persatuan dan identitas organisasi.
Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menghadirkan berbagai perlombaan yang melibatkan anggota keluarga dari beragam kelompok usia. Perlombaan yang direncanakan antara lain lomba mandurung, lomba mengemas hasil Pariama oleh setiap sektor, serta lomba kemiripan wajah dengan tokoh sejarah Simalungun, Tuan Rondahaim Saragih Garingging. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat menghadirkan suasana yang meriah sekaligus memberikan ruang bagi anggota keluarga untuk berpartisipasi aktif, menunjukkan kreativitas, dan memperkuat interaksi antarsektor dalam keluarga besar HSGBP.
Tidak hanya melibatkan kalangan dewasa, panitia juga menyiapkan perlombaan khusus bagi anak-anak dan kelompok lanjut usia (lansia), termasuk lomba menghitung biji jagung. Keterlibatan berbagai kelompok usia ini menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kebersamaan lintas generasi. Melalui perlombaan yang dikemas secara kekeluargaan, anak-anak diharapkan semakin mengenal tradisi keluarga, sementara para orang tua dan lansia dapat turut menikmati kebersamaan bersama seluruh anggota keluarga. Acara juga akan semakin semarak dengan hiburan dan pembagian hadiah melalui kegiatan lucky draw yang diharapkan menambah kegembiraan bagi para peserta.
Dalam kepengurusan HSGBP Kota Medan dan sekitarnya, Bosri S. Garingging, S.Th menjabat sebagai ketua, St. Jon Rajaman Purba, S.Pd sebagai sekretaris, dan St. Jon Edi Purba, S.E sebagai bendahara. Kepengurusan tersebut memiliki peran penting dalam menggerakkan organisasi, menjaga komunikasi, serta membangun koordinasi dan solidaritas di antara anggota keluarga besar HSGBP. Dengan adanya kerja sama antara pengurus, panitia, dan seluruh anggota, kegiatan Pesta Pariama diharapkan dapat berlangsung dalam suasana tertib, penuh keakraban, dan mencerminkan semangat persaudaraan yang menjadi landasan organisasi.
Ketua panitia, Richardo S. Garingging, menyampaikan apresiasi terhadap kebersamaan dan dukungan seluruh pihak yang turut berperan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kekompakan dan komunikasi yang baik merupakan unsur penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi serta mempererat hubungan di antara seluruh anggota keluarga besar HSGBP. Semangat gotong royong dan partisipasi bersama diharapkan tidak hanya terlihat selama pelaksanaan Pesta Pariama, tetapi juga terus terpelihara dalam berbagai kegiatan keluarga pada masa mendatang. Dengan demikian, organisasi dapat menjadi wadah yang semakin kuat dalam menyatukan seluruh anggota, baik yang berdomisili di Kota Medan maupun di wilayah sekitarnya.
Lebih jauh, Pesta Pariama menjadi pengingat bahwa pelestarian adat dan budaya Simalungun merupakan tanggung jawab bersama yang harus diteruskan dari generasi ke generasi. Nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur perlu terus diperkenalkan kepada anak-anak dan generasi muda agar mereka mengenal sejarah, menghargai identitas, serta memahami pentingnya menjaga tradisi keluarga. Melalui kegiatan yang memadukan ibadah, kebersamaan, perlombaan, dan hiburan, HSGBP berupaya menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk mengenal budaya Simalungun dengan cara yang menyenangkan sekaligus memperkuat ikatan emosional dengan keluarga besar.
Keluarga besar HSGBP Kota Medan dan sekitarnya berharap Pesta Pariama dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pemersatu dan penguat persaudaraan. Dengan semangat kebersamaan, rasa syukur, dan kecintaan terhadap adat istiadat Simalungun, HSGBP berkomitmen menjaga kekompakan keluarga sekaligus merawat warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang. Pelaksanaan kegiatan di Sabah Cafe, Jalan Harmonika Baru, Pasar 1, Padang Bulan, Medan, diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun keluarga besar yang solid, harmonis, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Simalungun.
Kontributor: Anton Garingging
Editor: Zulfandi Kusnomo

