![]() |
Anak Perempuan Berseragam Merah Putih Jadi Korban Penjambretan di Medan Marelan, Terseret Motor Sejauh 20 Meter |
Medan, Selektifnews.com -- Seorang anak perempuan berseragam merah putih menjadi korban penjambretan di kawasan Lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Peristiwa memilukan ini terjadi saat korban baru saja pulang dari sekolah, sehingga menyisakan trauma mendalam bagi korban maupun warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku yang merupakan seorang pria tak dikenal awalnya mendatangi rumah korban dan berpura-pura mencari seseorang. Tanpa menaruh rasa curiga, bocah tersebut membukakan pintu rumah, tidak menyangka bahwa pria tersebut memiliki niat jahat.
Situasi kemudian berubah drastis. Pelaku tiba-tiba merampas tas milik korban yang berisi uang tunai sekitar Rp100 ribu dan satu unit telepon seluler. Setelah berhasil mengambil tas tersebut, pelaku langsung berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor yang telah disiapkan di dekat lokasi.
Menyadari tasnya dirampas, korban secara spontan berlari mengejar pelaku hingga ke arah sepeda motor. Dengan keberanian yang jarang terlihat pada anak seusianya, korban bahkan nekat menarik bagian belakang motor pelaku agar tidak melarikan diri.
Namun pelaku tetap memutar kunci motor dan menancap gas. Akibatnya, tubuh kecil korban terseret di atas aspal sejauh kurang lebih 20 meter. Dalam kondisi berbahaya tersebut, tangan korban masih berusaha bertahan memegang motor sementara kakinya terseret di belakang.
Aksi dramatis itu terekam kamera CCTV milik warga setempat. Dalam rekaman yang kini beredar luas, terlihat jelas bagaimana korban berjuang mempertahankan barang miliknya meski nyawanya berada dalam ancaman serius.
Setelah menyeret korban beberapa meter, pelaku akhirnya menghentikan laju motornya dan menyuruh korban melepaskan pegangan. Korban sempat menerima sesuatu dari pelaku—yang hingga kini belum diketahui apa—sebelum akhirnya berlari pulang ke rumah sambil menangis ketakutan.
Korban tiba di rumah dalam kondisi tubuh berdebu, seragam sekolah robek di beberapa bagian, serta mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Peristiwa ini meninggalkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat. Warga berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan meningkatkan pengamanan lingkungan, mengingat aksi kriminal kini bahkan menyasar anak-anak.
Reporter: Tim Selektifnews.com
Editor: Zulfandi Kusnomo










