-->

Iklan

Menu Bawah

Iklan

Halaman

Diduga Pengisian Jerigen BBM Subsidi Masih Terjadi di Dua SPBU Pematangsiantar

Redaksi
Sabtu, 28 Februari 2026, Februari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-02-27T21:48:18Z
SPBU 14.211.205 Jalan A. Yani Pematangsiantar 


Pematangsiantar, Selektifnews.com  -- Praktik pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi menggunakan jerigen diduga masih terjadi di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pematangsiantar pada Jumat (27/2/2026). Temuan awak media di lapangan menunjukkan adanya aktivitas pengisian Pertalite ke dalam jerigen tanpa terlihat dokumen rekomendasi resmi, sehingga memunculkan dugaan pelanggaran terhadap aturan distribusi BBM subsidi.


Pengisian jerigen untuk BBM subsidi sejatinya dibatasi secara ketat. Selain berpotensi disalahgunakan untuk diperjualbelikan kembali, penggunaan jerigen plastik juga dinilai berisiko dari sisi keselamatan karena dapat menimbulkan listrik statis yang memicu kebakaran. Dari aspek hukum, penyalahgunaan distribusi BBM subsidi dapat dijerat berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.


Operator SPBU terlihat melayani Eceran tanpa Barcode di SPBU Jalan Medan. Jumat (27/2) Foto: Atapkota.com - Trikut/Valtin.


SPBU 14.211.205 Jalan A. Yani

Di SPBU 14.211.205 Jalan A. Yani, pengisian Pertalite menggunakan jerigen diduga tetap dilayani oleh petugas. Beberapa pengecer yang ditemui mengaku masih bisa membeli BBM subsidi dalam jumlah tertentu menggunakan jerigen plastik.


Aktivitas tersebut berlangsung di tengah antrean kendaraan roda dua dan roda empat yang mengisi BBM seperti biasa. Tidak terlihat adanya pemeriksaan dokumen atau surat rekomendasi dari instansi terkait sebagaimana disyaratkan dalam mekanisme pengisian jerigen untuk kebutuhan khusus.


SPBU 14.211.207 Jalan Sangnawaluh Simpang Sambo


SPBU 14.211.207 Jalan Sangnawaluh Simpang Sambo

Temuan serupa diduga terjadi di SPBU 14.211.207 Jalan Sangnawaluh Simpang Sambo. Seorang pedagang eceran terlihat membeli BBM subsidi menggunakan jerigen yang ditutup karung goni. Penutupan tersebut diduga untuk menghindari perhatian, meski proses pengisian tetap berlangsung di dispenser.


Mandor di lokasi sempat menyatakan tidak ada pengisian untuk pengecer minyak ketengan. Namun berdasarkan pantauan di lapangan, jerigen tetap diisi oleh petugas SPBU. Situasi ini menimbulkan dugaan adanya pembiaran terhadap praktik pengisian jerigen tanpa prosedur resmi.


Distribusi BBM subsidi seperti Pertalite berada dalam pengawasan ketat pemerintah serta operator resmi, termasuk sistem digitalisasi pembelian oleh PT Pertamina (Persero). Jika dugaan ini terbukti, maka pengisian jerigen tanpa rekomendasi resmi berpotensi mengganggu skema subsidi tepat sasaran serta membuka celah distribusi ulang di luar mekanisme yang ditetapkan.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kedua SPBU maupun dari otoritas terkait mengenai temuan tersebut. Dugaan pengisian jerigen BBM subsidi ini diharapkan segera mendapat klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut guna memastikan distribusi energi bersubsidi tetap berjalan sesuai aturan dan prinsip keselamatan.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Entertainment

+

Opini

+