![]() |
| Gus Ipul dan Yandri Susanto Sosialisasikan DTSEN di Karawang, Perkuat Fondasi Keadilan Sosial |
Karawang, Selektifnews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyosialisasikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan data sosial ekonomi masyarakat semakin akurat dan mutakhir.
Dalam sambutannya, Gus Ipul menegaskan bahwa DTSEN merupakan instrumen strategis dalam mendukung penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran. Ia menyebut, selama ini tantangan terbesar dalam program perlindungan sosial adalah validitas dan pembaruan data penerima manfaat. “DTSEN adalah fondasi keadilan sosial. Data yang akurat memastikan yang berhak menerima bantuan benar-benar mendapatkan haknya,” tegasnya di hadapan para kepala daerah, anggota legislatif, serta perangkat desa yang hadir.
Senada dengan itu, Yandri Susanto menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam proses pembaruan data. Menurutnya, desa merupakan ujung tombak pendataan karena paling memahami kondisi riil warganya. Melalui peran aktif RT/RW, pendamping desa, pilar-pilar sosial, hingga operator data desa, proses verifikasi dan validasi diharapkan berjalan lebih transparan dan partisipatif.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi momentum penguatan sinergi lintas sektor. Pemerintah pusat tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah. Oleh karena itu, kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan diperlukan agar data DTSEN terus diperbarui sesuai dinamika sosial ekonomi masyarakat.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi DTSEN di wilayahnya. Ia menilai sistem data tunggal akan membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan berbasis data, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial maupun program pemberdayaan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Intan Jaya Aner Maisini, Anggota DPR RI Wardatul Asriah dan Rieke Diah Pitaloka, serta Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan politik dan kelembagaan terhadap penguatan tata kelola data sosial nasional.
Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyoroti pentingnya integrasi DTSEN dengan program-program lintas kementerian agar tidak terjadi tumpang tindih data. Pemerintah memastikan bahwa sistem ini dirancang untuk terus diperbarui secara berkala, dengan mekanisme pelaporan berjenjang dari desa hingga pusat.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap DTSEN dapat menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan perlindungan sosial yang lebih adil, transparan, dan akuntabel. Dengan data yang presisi dan partisipasi aktif masyarakat di tingkat akar rumput, cita-cita menghadirkan kesejahteraan yang merata bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Laporan: Tim Selektifnews.com
Editor: Zulfandi Kusnomo






