-->

Iklan

Menu Bawah

Iklan

Halaman

Lapas Kelas I Medan Panen 40 Kilogram Kangkung, Wujud Nyata Pembinaan Produktif dan Ketahanan Pangan

Redaksi
Jumat, 27 Februari 2026, Februari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-02-27T04:12:12Z
Panen Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026) pukul 09.00 WIB


Medan, Selektifnews.com  -- Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif melalui kegiatan Panen Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut berlangsung di area lahan pembinaan Lapas Kelas I Medan dan menjadi bagian dari agenda pembinaan kemandirian yang secara konsisten dijalankan oleh pihak lapas.


Kegiatan panen ini merupakan implementasi nyata program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas rutin, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta pemberdayaan warga binaan. Program tersebut melibatkan sejumlah warga binaan yang sebelumnya telah melalui tahapan seleksi serta pembinaan dan pelatihan pertanian secara terstruktur dan berkelanjutan.


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menjelaskan bahwa kegiatan panen bukan sekadar aktivitas pertanian biasa. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan yang dirancang untuk membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, serta menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab kepada setiap warga binaan yang terlibat.


“Program ketahanan pangan ini kami rancang sebagai sarana pembinaan produktif. Warga binaan tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga belajar tentang proses, tanggung jawab, dan hasil dari kerja keras mereka,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.



Pada panen kali ini, lahan pembinaan berhasil menghasilkan kangkung sebanyak 40 kilogram. Hasil tersebut menjadi indikator keberhasilan optimalisasi lahan yang ada di dalam lingkungan lapas, sekaligus bukti bahwa program pembinaan berjalan efektif dan memberikan hasil nyata. Produktivitas tersebut juga menunjukkan bahwa warga binaan mampu menjalankan proses pertanian mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen dengan baik.


Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan internal dapur lapas, hasil panen juga dijadikan sarana pembelajaran manajemen produksi bagi warga binaan. Mereka diperkenalkan pada konsep perencanaan tanam, penghitungan masa panen, hingga pengelolaan hasil sebagai bagian dari simulasi usaha pertanian skala kecil yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.


Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Sejak tahap penanaman, perawatan, hingga panen, warga binaan terlibat aktif di bawah pengawasan dan pendampingan petugas. Keterlibatan langsung tersebut menjadi pengalaman berharga yang diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan kerja semata, tetapi juga pada pembentukan mental dan kesiapan warga binaan agar dapat kembali ke lingkungan sosial sebagai pribadi yang mandiri, produktif, serta memiliki kontribusi positif bagi masyarakat.


Laporan: Tim Selektifnews.com

Editor: Zulfandi Kusnomo

Komentar

Tampilkan

Terkini

Entertainment

+

Opini

+