Komandan Subdenpom 1/1 Tebing Tinggi Hadiri Kedatangan Almarhum Kopda Anumerta Rico Pramudia di Rumah Duka



Serdang Bedagai, Selektifnews.com — Almarhum Kopda Anumerta Rico Pramudia tiba di kediaman duka yang berlokasi di Dusun VII, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (28/4/2026) malam sekitar pukul 23.48 WIB. Kedatangan jenazah disambut suasana haru oleh keluarga, kerabat, serta personel TNI yang telah menunggu sejak malam hari.


Setibanya iring-iringan mobil jenazah, almarhum langsung disambut oleh personel TNI dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Rencananya, jenazah akan dimakamkan keesokan harinya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Lubuk Pakam secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdiannya.



Terlihat Komandan Subdenpom 1/1 Tebing Tinggi, Kapten CPM Dalimin, bersama jajaran turut siaga menunggu kedatangan almarhum di rumah duka hingga dini hari. Kehadiran para personel menjadi bentuk penghormatan dan solidaritas terhadap sesama prajurit yang gugur dalam tugas negara.


Almarhum Rico Pramudia yang mendapat kenaikan pangkat anumerta menjadi Kopral Dua (Kopda) mendapatkan pengawalan penuh dari TNI Angkatan Darat sejak kedatangan jenazah hingga proses pemakaman. Prosesi militer dilakukan secara khidmat hingga almarhum ditempatkan di peristirahatan terakhirnya.


Sebelumnya, jenazah almarhum disalatkan di halaman rumah duka. Selanjutnya, upacara persemayaman hingga pemberangkatan jenazah secara militer dipimpin oleh Kasdam I/Bukit Barisan. Seluruh rangkaian prosesi dilaksanakan dengan penuh penghormatan dan mengikuti tata upacara militer yang berlaku.


Kopda Anumerta Rico Pramudia merupakan salah satu prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Beirut akibat luka berat dari serangan artileri. Dalam insiden tersebut, dilaporkan beberapa prajurit TNI lainnya juga gugur akibat serangan di wilayah Lebanon Selatan.



Kasdam I/Bukit Barisan dalam sambutannya menyampaikan bahwa upacara persemayaman merupakan bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum sebagai prajurit terbaik bangsa. Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, seraya mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.


Usai upacara pemberangkatan, jenazah kemudian dibawa ke TMP Lubuk Pakam dengan iring-iringan puluhan kendaraan. Setibanya di lokasi, pemakaman kembali dilaksanakan secara militer dengan penuh khidmat, ditandai dengan tembakan salvo kehormatan. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut, mengiringi kepergian seorang prajurit yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya demi bangsa dan negara.


Laporan: Endra Syafutra 

Editor: Zulfandi Kusnomo