![]() |
| Aksi pencurian sarang burung walet yang disertai pengerusakan kamera pengawas (CCTV) di sebuah gedung milik warga di Kota Tebing Tinggi |
Tebing Tinggi, Selektifnews.com — Aksi pencurian sarang burung walet yang disertai pengerusakan kamera pengawas (CCTV) di sebuah gedung milik warga di Kota Tebing Tinggi hingga kini belum berhasil diungkap. Peristiwa tersebut menimbulkan keresahan dan kegelisahan bagi korban yang berharap pelaku segera ditangkap oleh pihak kepolisian.
Korban, Nopriani Johan, mengungkapkan bahwa laporan terkait kejadian tersebut telah disampaikan kepada pihak kepolisian sejak 24 Maret 2026. Namun hingga Kamis (2/4/2026), atau hampir sepuluh hari sejak laporan dibuat, belum ada kejelasan mengenai penangkapan pelaku oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tebing Tinggi.
“Saya masih bertanya-tanya mengapa sampai saat ini pelaku belum juga ditangkap. Padahal kejadian ini sudah saya laporkan sejak 24 Maret, dan sekarang sudah memasuki awal April,” ujar Nopriani dengan nada kecewa.
Ia menjelaskan bahwa aksi pencurian tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 06.53 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV sebelum dirusak, terlihat dua orang pelaku masuk ke dalam gedung dan melancarkan aksinya dengan cukup terorganisir.
“Dari rekaman CCTV terlihat jelas ada dua pelaku. Mereka menggunakan masker dan topi untuk menutupi identitas, dan gerak-geriknya seperti sudah profesional atau spesialis pencurian sarang walet,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai jutaan rupiah. Selain hilangnya sarang burung walet yang memiliki nilai ekonomi tinggi, kerusakan pada perangkat CCTV juga menambah beban kerugian yang harus ditanggung.
Nopriani berharap pihak kepolisian, khususnya Polres Tebing Tinggi, dapat lebih serius dan maksimal dalam menangani kasus yang dialaminya. Ia juga meminta agar pelaku segera ditangkap demi memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Saya sangat berharap kasus ini bisa segera terungkap. Kami butuh kepastian hukum dan rasa aman. Jangan sampai pelaku terus bebas berkeliaran,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, korban juga meminta agar pihak kepolisian lebih rutin melakukan patroli di lokasi-lokasi yang dianggap rawan tindak kejahatan, khususnya di area gedung walet yang kerap menjadi target pencurian.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Budi Sihombing, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kasus tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyelidikan dan pihaknya masih terus memburu pelaku. “Kasus ini sudah kita tangani dan masih dalam proses. Kami terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Jika ada perkembangan, pasti akan segera kami sampaikan,” ujarnya.
Laporan: Endra Syafutra
Editor: Zulfandi Kusnomo


