![]() |
| Foto: Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak |
Pematangsiantar — Dugaan maraknya aktivitas peredaran narkoba di kawasan Eks Terminal Sukadame, Parluasan, kembali menjadi sorotan warga. Sejumlah informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa lokasi tersebut diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkoba jenis sabu-sabu yang meresahkan lingkungan sekitar. Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Berdasarkan keterangan seorang narasumber berinisial MT, aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba itu disebut-sebut telah berlangsung cukup lama dan berjalan secara terorganisir. MT mengungkapkan bahwa kawasan tersebut sering didatangi orang-orang yang tidak dikenal, terutama pada jam-jam tertentu, yang menimbulkan kecurigaan warga sekitar.
Lebih lanjut, MT menyebut bahwa dugaan jaringan ini dikendalikan oleh seseorang berinisial NS atau Naldo. Dalam menjalankan aktivitasnya, NS disebut tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu oleh individu lain berinisial NSB atau Natal.
Menurut MT, perputaran uang dari aktivitas yang diduga tersebut mencapai angka puluhan juta rupiah setiap harinya. Angka ini menunjukkan skala operasi yang cukup besar jika benar adanya. Warga pun semakin khawatir karena dampak dari peredaran narkoba dinilai sangat merusak, terutama bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Mereka berharap ada tindakan tegas dari aparat kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan ini. “Kami hanya ingin lingkungan kami aman dan bersih dari narkoba,” ujar salah satu warga.
Hingga saat ini, awak media belum berhasil mengkonfirmasi pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas tersebut. Oleh karena itu, masyarakat berharap Kapolres Pematangsiantar dapat segera melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar, sekaligus mengambil langkah tegas jika ditemukan pelanggaran hukum.
Aktifis Anti Narkoba Tri Utomo menilai bahwa keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi sangat penting, namun tetap harus disertai kehati-hatian agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau fitnah. Semua pihak diharapkan menunggu hasil investigasi resmi dari aparat penegak hukum sebelum menarik kesimpulan.
Dengan adanya laporan dan keresahan ini, publik kini menanti langkah konkret dari pihak berwenang. Harapannya, jika dugaan ini terbukti, tindakan hukum dapat segera ditegakkan demi menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Eks Terminal Sukadame, Parluasan, Pematangsiantar.
Laporan: Tim Selektifnews.com
Editor: Zulfandi Kusnomo

